Program Literasi
  1. LISAH (Literasi Sampah) adalah program pembiasaan literasi di SDN 007 Long Mesangat yang dilaksanakan rutin setiap pagi selama 10 menit setelah doa bersama di lapangan. Siswa membawa kemasan bekas snack yang mereka beli, kemudian secara bergantian membaca tulisan yang terdapat pada kemasan di depan teman-temannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keberanian membaca, mengenalkan siswa pada tulisan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan mengurangi dan mengelola sampah.
  2. Pojok Baca/Mading: Membuat sudut baca yang nyaman di kelas atau mading untuk menampilkan karya literasi siswa, seperti puisi, cerpen, atau ulasan buku. 
  3. Lomba Menulis dan Membaca: Mengadakan perlombaan untuk mengapresiasi karya siswa, seperti lomba menulis cerpen, esai, atau puisi, dan lomba pidato literasi. 
  4. Diskusi Buku: Mengadakan sesi diskusi kelompok untuk membahas buku yang telah dibaca, sehingga siswa dapat berbagi pemikiran kritis dan memperkaya wawasan. 
  5. Kunjungan Perpustakaan: Menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan sekolah untuk membantu siswa menemukan dan mengakses sumber bacaan yang beragam. 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait